Skip to main content

Teori Akuntansi

PENDAHULUAN

A. PENGERTIAN AKUNTANSI

  • Menurut Firdaus A. Dunia (2013), akuntansi merupakan sistem informasi yang memberikan laporan kepada berbagai pemakai atau pembuat keputusan mengenai aktivitas bisnis dari kesatuan ekonomi (perusahaan atau badan usaha). 
  • Menurut American Institute of Certified Public Accountant, akuntansi adalah proses pencatatan, penggolongan, dan peringkasan transaksi kejadian yang tepat (berdayaguna) dalam bentuk satuan uang dan penafsiran hasil proses tersebut.

B. MANFAAT AKUNTANSI

  • Membantu dalam mengalokasikan modal yang dimiliki oleh masyarakat untuk dapat ditanamkan kepada bisnis yang menguntungkan. Informasi mengenai bisnis yang menguntungkan dapat diperoleh dari laporan keuangan yang dihasilkan melalui proses akuntansi. Dengan itu, laporan keuangan membantu investor dalam membuat keputusan atas modal yang dimilikinya akan ditanamkan atau tidak dengan.
  • Membantu melakukan keputusan manajemen dan mengarahkan sumber daya yang ada diperusahaan. Manajemen perusahaan akan menjadikan laporan keuangan sebagai acuan untuk mengendalikan biaya, menetapkan harga, dan menginvestasikan ke bidang yang tepat.
  • Membantu pelaporan pemakaian sumber daya yang digunakan oleh perusahaan. Pengguna laporan keuangan dapat menganalisa dan menilai bagaimana manajer atau pegawai perusahaan menggunakan sumber daya tertentu dalam perusahaan.

C. FUNGSI AKUNTANSI

  • Mengumpulkan dan menyimpan data tentang aktivitas dan transaksi.
  • Memproses data menjadi informasi untuk proses pengambilan keputusan.
  • Melakukan kontrol aset organisasi.

D. PENGGUNA INFORMASI AKUNTANSI

  • Pihak internal perusahaan seperti pimpinan, pemilik, dan manajemen.
  • Pihak eksternal perusahaan seperti pemerintah untuk menetapkan pajak perusahaan, investor untuk menjadi keputusan investasi, dan kreditor untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam pemenuhan kewajibannya.

E. BIDANG AKUNTANSI

  • Akuntansi Keuangan untuk penyusunan laporan keuangan perusahaan secara umum.
  • Akuntansi Manajemen untuk pengambilan keputusan keuangan.
  • Akuntansi Anggaran untuk perencanaan keuangan.
  • Akuntansi Biaya untuk penyusunan biaya pokok produksi.
  • Akuntansi Pemerintah untuk penyusunan laporan keuangan pemerintahan.
  • Akuntansi Pajak untuk menghitung besaran pajak yang harus dibayar.
  • Akuntansi Audit untuk proses pemeriksaan akuntansi dan laporan keuangan
  • Sistem Akuntansi untuk menciptakan inovasi proses akuntansi.

F. PROFESI AKUNTANSI

  • Akuntan publik (Public Accountant) yaitu akuntan swasta yang menyediakan jasa pemeriksaan terhadap laporan keuangan serta memberikan jasa kepada pihak yang memerlukan.
  • Akuntan internal (Private Accountant) adalah akuntan yang bekerja disebuah perusahaan dan menjadi bagian dari perusahaan.
  • Akuntan pemerintah (Goverment Accountant) adalah akuntan yang bekerja pada badan pemerintahan, perusahaan negara, bank pemerintah Direktorat jenderal pajak dan direktorat jenderal pengawasan keuangan negara.
  • Akuntan pendidik adalah akuntan yang bertugas dalam pendidikan akuntansi yaitu mengajar, menyusunkurikulum dan melakukan penelitian dibidang akuntansi.

G. JENIS DAN BENTUK PERUSAHAAN

  • Perusahaan jasa, yaitu perusahaan yang kegiatan usahanya memberi layanan jasa kepada konsumen, misalnya perusahaan asuransi, perusahaan angkutan, kantor akuntan, kantor notaris, bank dan lain-lain.
  • Perusahaan dagang, yaitu perusahaan yang kegiatan usahanya membeli barang untuk dijual kembali tanpa merubah bentuk asinya. Misalnya toko, penyalur dan lain-lain.
  • Perusahaan industri / manufaktur, yaitu perusahaan yang kegiatan usahanya mengolah bahan baku menjadi barang setengah jadi maupun barang jadi dan kemudian dijual untuk memperoleh keuntungan.

H. BENTUK-BENTUK PERUSAHAAN

  • Perusahaan Perorangan yaitu perusahaan yang dimiliki individu, dimana pemilik modal menjadi pemimpin perusahaan, mengelola perusahaan, untung-rugi, maju-mundur perusahaan tergantung pada kemampuan pemilik dalam menjalankan usahanya.
  • Persekutuan Firma (Fa) adalah persekutuan untuk menjalankan usaha antara 2 orang atau lebih (maksimal 10 orang) dengan nama bersama. Tanggung jawab masing-masing anggota Firma tidak terbatas sampai ke harta pribadi sedangkan keuntungan dan kerugian dibagi berdasarkan besarnya modal masing-masing.
  • Persekutuan Komanditer (CV) adalah persekutuan antara 2 orang atau lebih (maksimal 5 orang) untuk menjalankan suatu usaha dimana sebagian sekutu bertanggungjawab terbatas dan sekutu lainnya bertanggungjawab tidak terbatas, Jadi dalam CV terdapat 2 macam sekutu, yakni sekutu aktif dan sekutu pasif.
  • Perseroan Terbatas (PT) adalah bentuk perusahaan yang terdiri dari pemegang saham yang mempunyai tanggung jawab terbatas hanya sebesar modal yang distor/ditanam bila perusahaan mengalamikeuntungan maupun kerugian.
  • Koperasi adalah suatu badan usaha yang beranggotakan orang-orang yang melaksanakan suatu usaha beradasarkan azaz kekeluargaan.
  • Yayasan adalah badan usaha yang bergerak dibidang sosial dan bisnis.
  • BUMN (Badan Usaha Milik Negara) adalah Perusahaan yang modal keseluruhannya adalah milik pemerintah.
  • BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) yaitu perusahaan yang didirikan berdasarkan peraturan daerah yang seluruh atau sebagian modalnya milik pemerintah yang bersangkutan.

I. TAHAPAN SIKLUS AKUNTANSI

Siklus Akuntansi merupakan proses penyusunan suatu laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan serta dapat diterima secara umum prinsip-prinsip dan kaidah akuntansi, prosedur-prosedur, metode-metode, serta teknik-teknik dari segala sesuatu yang dicakup dalam ruang lingkup akuntansi dalam suatu periode tertentu. Dalam proses akuntansi dapat kita bagi menjadi 3 tahap:

  • Tahap pencatatan atau penggolongan (pencatatan bukti transaksi keuangan)
  • Tahap peringkasan laporan keuangan (ikhtisar laporan keuangan)
  • Tahap laporan keuangan (financial statement)


Berdasarkan gambar di atas dapat kita uraikan bahwa siklus akuntansi adalah sebagai berikut:

1. Pencatatan data ke dalam dokumen sumber/bukti transaksi.

2. Penjurnalan, menganalisis, dan mencatat transaksi dalam jurnal (buku harian).

3. Posting ke buku besar, memindahkan debit dan kredit dari jurnal ke akun buku besar.

4. Neraca saldo yaitu menyiapkan neraca saldo untuk mengecek keseimbangan buku besar.

5. Membuat ayat jurnal penyesuaian dan memasukkan jumlahnya pada neraca saldo.

6. Laporan keuangan yaitu laporan rugi laba, laporan perubahan modal dan neraca.

J. CONTOH LAPORAN KEUANGAN

Laporan Laba/Rugi


Laporan laba/rugi berisi berapa pendapatan suatu bisnis dalam satu periode akuntansi dikurangi dengan beban atau biaya bisnis dalam satu periode akuntansi yang menghasilkan laba atau rugi bisnis dalam satu periode. Laporan ini digunakan untuk mengukur performa perusahaan dalam satu periode tertentu.

Laporan Neraca (Posisi Keuangan)


Laporan neraca berisi posisi keuangan suatu perusahaan. Dalam laporan ini terdapat jumlah aktiva atau aset suatu perusahaan dalam satu periode tertentu yang disandingkan dengan kewajiban dan modal perusahaan. 

Last modified: Sunday, 14 August 2022, 7:46 PM