Skip to main content

Day 29 - Stop Call Wait

Stop Call Wait (SCW)

Asal - Usul STOP CALL WAIT yaitu mulai menyerlah dengan pelaksanaan Toyota Production System. Ia adalah salah satu asas di dalam Lean Production System yang melibatkan konsep Jidoka dan Andon sebagai alat.

Metode SCW/SPT membantu kombinasi antara manusia dan peralatan/mesin bekerja sesuai standar yang ada. Tujuannya tentu sangat lah penting, yaitu agar jangan sampai terjadi kesalahan yang fatal baik produk atau prosesnya. Terlebih lagi jangan sampai terdapat potensi yang membahayakan manusia/operatornya. Dalam TPS (Toyota Production System) kita mengenal dua pilar pokok yaitu Just In Time dan Jidoka, dalam bahasa Indonesia Jidoka berarti otomatisasi. Dalam ruang lingkup proses manufaktur, proses otomatisasi akan memunculkan beberapa turunan metode/alat misalnya saja Pokayoke (Proofing Mistake), Andon (Sinyal Informasi), dan kemudian dari situ muncul sebuah metode yang sangat familiar yaitu SCW atau kita kenal dengan STOP-CALL-WAIT, atau dalam bahasa Indonesia yaitu SPT (STOP-PANGGIL-TUNGGU). 

Abnormal adalah kondisi di mana proses kerja atau produk tidak sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, ketetapan ini misalnya dalam bentuk SOP, Work Instruction, SOM, dll. SCW (SPT) digunakan saat operator bekerja dan menemui kondisi abnormal baik pada proses kerja atau produk. Kenapa harus dilakukan SCW (SPT)? Tentu tujuannya untuk meminimalisir jumlah defect, mencegah kerusakan mesin, dan mencegah kecelakaan kerja. Metodenya cukup sederhana. Seperti apa? 
  1. Hentikan mesin atau proses kerja saat menemukan kondisi abnormal, baik berupa abnormal proses atau pun produk. Ini sangat penting segera dilakukan agar skala abnormal tidak meluas.
  2. Memanggil pimpinan atau atasan dalam regu/grup kerja di bagiannya untuk bersedia datang ke lokasi terjadinya abnormal. Dengan cara memanggil langsung atau menggunakan tombol andon, tergantung situasi yang ada.
  3. Menunggu dan tidak melakukan apapun sampai ada keputusan selanjutnya setelah pimpinan/atasan melakukan cek/perbaikan pada kondisi abnormal tersebut. Tunggu instruksi selanjutnya.
Kenapa STOP CALL WAIT perlu dilakukan?

  • Tindakan ini dilakukan untuk mudah mengawal masalah part defect atau kerusakan mesin menjadi lebih buruk.
  • Juga mengurangi atau mengelakkan produk defect dari pembuatan terus menerus dan terlepas atau lolos ke proses selanjutnnya.
  • Mengurangi waste pada proses maupun material
  • Mengurangi atau menghilangkan kerusakan mesin yang mengakibatkan kecelakaan kerja atau sejenisnya.

STOP CALL WAIT : PROCESS FLOW 

FLOW SCW

Last modified: Thursday, 11 August 2022, 2:01 PM